Cara Konfigurasi Access Point D-Link DAP-1150
by Oki Helfiska on 06/01/2011 – 02:56 - 904 views
Tagaccess point, d-link, wifi
CatHardware Komputer, How To, Jaringan Komputer, Wi-fi
Access Point D-link DAP-1150 Access Point yang biasa disingkat dengan AP adalah suatu tempat yang menjadi pusat dari beberapa jaringan komputer tanpa kabel (wireless). Dengan adanya AP ini, akan memudahkan pengguna untuk menghubungkan beberapa komputer dalam sebuah network jaringan nirkabel. Salah satu merk access point yang populer adalah D-Link.
Dalam melakukan konfigurasi terhadap AP ini tergolong sangat mudah. Wireless G Access Point ini dirancang untuk bekerja dengan komputer yang menggunakan sistem operasi Windows, Macintosh dan Linux. Untuk melakukan konfgurasi Access Point ini, kita membutuhkan sebuah laptop / komputer dengan kartu jaringan dan didalamnya ada sebuah web browser seperti mozilla, opera, dll.
Langkah-langkah melakukan Konfigurasi :
Sebelum melakukan konfigurasi, ada baiknya kita mengenal bagian-bagian dari Access Point D-Link DAP-1150 ini :
ap-dlink-dap
Keterangan :
1. Antena yang harus dipasangkan sebelum menghidupkan AP ini.
2. Tombol Reset, digunakan untuk melakukan restorasi AP ke pengaturan default dari pabrik. Biasanya dilakukan jika administrator mengalami lupa password.
3. Switch Selector, digunakan untuk memilih mode kegunaan AP ini. Bisa digunakan sebagai Access Point, Repeater ataupun Client.
4. Port RJ-45, digunakan untuk melakukan konfigurasi awal dan menghubungkan AP ke perangkat jaringan yang lain.
5. Port Power, tempat konektor memasangkan power adaptor.
Tahap I : Konfigurasi LAN
1. Pasangkan Antena, Kabel Power adaptor dan kabel LAN ke port RJ-45 pada AP.
2. Pilih mode penggunaan sebagai AP (Access Point)
3. Pasangkan Kabel LAN ke komputer ataupun ke Laptop. Tunggulah beberapa saat.
4. Aturlah IP pada NIC di komputer anda menjadi network 192.168.0.0, sebagai contoh saya menggunakan IP 192.168.0.100.
dlink-install-01
5. Bukalah web browser anda, lalu ketikkan http://dlinkap, atau dapat juga mengetikkan IP defaultnya http://192.168.0.50.
dlink-install-02
6. Jika berhasil, akan muncul halaman login. Ketikkan pada User Name : admin, Password dikosongkan saja, lalu tekan tombol Log In atau tekan enter.
dlink-install-03
7. Layar setup wizard ditampilkan.
dlink-install-05
Untuk memudahkan pengaturan AP ini, telah disediakan menu Launch Wireless Setup Wizard.
dlink-install-04
Namun menu ini sering terjadi error ketika melakukan konfigurasi. Saya lebih suka memilih konfigurasi secara manual.
8. Jika memilih konfigurasi secara manual, silahkan klik menu LAN Setup pada menu sebelah kiri. LAN Setting ini digunakan untuk menghubungkan AP dengan jaringan private kita atau nantinya digunakan untuk melakukan konfigurasi AP ini. Ada 2 (dua) pilihan, yaitu Static IP dan Dynamic IP (DHCP). Jika memilih Static IP, berarti kita harus mengatur sendiri IP Address, Subnet Mask dan Gateway Address dari AP. Sedangkan jika memilih Dynamic IP, kita memberikan otoritas kepada AP untuk mengatur konfigurasi IPnya, secara default akan diatur kepada IP 192.168.0.50.
9. Berikutnya, ubahlah isian pada DEVICE NAME (NETBIOS NAME) sesuai dengan keinginan. Defaultnya berisi dlinkap, sebagai contoh saya merubahnya menjadi belajarpc. Device Name (Nama NetBIOS) memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi perangkat ini lebih mudah. Karena kita dapat memasukkan nama perangkat dari AP ke web browser untuk mengakses, bukan menggunakan alamat IP. Merubah nama ini direkomendasikan jika kita memiliki lebih dari satu perangkat D-Link dalam subnet.
10. Jika sudah diubah, klik tombol Apply Settings.
dlink-install-07
Tahap II : Konfigurasi WIFI
Langkah berikutnya adalah melakukan konfigurasi terhadap akses wifi. Pilih menu Wireless Setup pada menu sebelah kiri.
1. Kemudian ubahlah nama dlink pada bagian Wireless Network Name menjadi nama yang diinginkan, sebagai contoh saya merubahnya menjadi lab@belajarpc. Nama ini selanjutnya akan menjadi nama SSID pada AP.
2. Beralih ke bagian Wireless Security Mode. Ada terdapat 4 mode sekuriti yang bisa diterapkan pada AP D-Link DAP-1150 ini, yaitu WEP, WPA, WPA2 dan WPA2-Auto. Silahkan dipilih salah satu mode. Mode mana yang lebih baik, rekan-rekan dapat mencari referensinya di internet. :)
dlink-install-08
3. Klik Apply Settings untuk melakukan penyimpanan konfigurasi.
Tahap III : Pengamanan Perangkat Access Point
Agar orang lain tidak dapat merubah konfigurasi pada access point kita, sebaiknya AP diberikan password. Untuk melakukannya, klik menu tab Maintenance pada bagian atas. Lalu pilih Device Administration. Ketikkan password yang diinginkan, lalu confirm password. Klik tombol Apply Settings untuk menyimpan konfigurasi.
dlink-install-06
Access Point sudah siap untuk digunakan. Untuk pengaturan lebih lanjutnya, akan ditulis pada kesempatan lain. Semoga Bermanfaat.
sahal milanisti dan arsenal indonesia
Selasa, 01 Februari 2011
WinRAR - Aplikasi Archive dan Compress File atau Folder
WinRAR adalah sebuah aplikasi archive/pengarsipan dan compress/pengecilan size pada sebuah file atau folder. Pada umumnya aplikasi WinRAR ini digunakan untuk mengarsipkan sebuah file atau folder ke dalam satu bagian agar ketika file atau folder ini ingin dipergunakan dapat dengan mudah dicari. Aplikasi WinRAR ini juga digunakan untuk compress atau mengecilkan size pada sebuah file atau folder yang bertujuan untuk menghemat sebuah media penyimpanan, mempercepat proses upload, dan memudahkan seseorang yang ingin mendownload file atau folder tersebut karena tidak memakan waktu yang lama untuk mendownload file atau folder tersebut. Berikut adalah Cara Menginstall dan Mempergunakan Aplikasi WinRAR :
A. Menginstall Aplikasi WinRAR
1. Bukalah Jendela Explorer (Ctril-E) atau tempat File Installan Anda simpan, kemudian klik lah 2x File Install WinRAR tersebut.
2. Setelah Men-Double Klik Aplikasi tersebut, Proses penginstalan pun di mulai. Pada tahap pertama ini klik Install.
3. Selanjutnya adalah Proses Penginstalan. Tunggulah beberapa menit sampai proses ini selesai.
4. Tahap selanjutnya installer akan menanyakan kepada Anda, kemana saja file WinRAR ini berhubungan, Pada tahap ini pilih Select All dan kemudian klik OK.
5. Proses Instalasi pun selesai. Klik Done untuk menyelesaikan Proses Instalasi.
B. Menggunakan Aplikasi WinRAR
B.1 Archive File atau Folder
1. Pililah beberapa file/folder yang ingin diarsipkan menjadi satu.
2. Kemudian klik kanan file/folder tersebut dan pilih Add to Archive.
3. Klik OK untuk menyelesaikan proses archive ini.
4. Jika berhasil tampilan file/folder akan berubah seperti dibawah ini :
B.2 Compress File atau Folder
Cara untuk Compress sama halnya seperti mengarchivekan file atau folder bedanya nanti kita akan mengatur seberapa Compress File atau Folder yang diinginkan. Pada ilustrasi ini Penulis akan memakai Folder yang ukurannya 1,20 GB. Berikut adalah langkah-langkah compress file atau folder tersebut :
1. Pililah folder atau file yang ingin di compress, pada ilustrasi ini penulis memakai folder yang berukuran 1,20 GB.
2. Kemudian klik kanan folder tersebut, pilih add archive.
3. Setelah itu Anda akan dihadapkan pada pemilihan kualitas compress, pada tahap ini pilih option Best. Klik Ok untuk mengcompress file atau folder tersebut.
4. Selanjutnya adalah proses compress. Tunggulah beberapa menit sampai proses ini selesai.
5. Setelah selesai folder atau file tersebut akan berubah menjadi file rar dan ukuran yang 1,2 GB tadi sudah berubah menjadi 840 MB.
Semoga informasi ini berguna bagi Anda.
WinRAR adalah sebuah aplikasi archive/pengarsipan dan compress/pengecilan size pada sebuah file atau folder. Pada umumnya aplikasi WinRAR ini digunakan untuk mengarsipkan sebuah file atau folder ke dalam satu bagian agar ketika file atau folder ini ingin dipergunakan dapat dengan mudah dicari. Aplikasi WinRAR ini juga digunakan untuk compress atau mengecilkan size pada sebuah file atau folder yang bertujuan untuk menghemat sebuah media penyimpanan, mempercepat proses upload, dan memudahkan seseorang yang ingin mendownload file atau folder tersebut karena tidak memakan waktu yang lama untuk mendownload file atau folder tersebut. Berikut adalah Cara Menginstall dan Mempergunakan Aplikasi WinRAR :
A. Menginstall Aplikasi WinRAR
1. Bukalah Jendela Explorer (Ctril-E) atau tempat File Installan Anda simpan, kemudian klik lah 2x File Install WinRAR tersebut.
2. Setelah Men-Double Klik Aplikasi tersebut, Proses penginstalan pun di mulai. Pada tahap pertama ini klik Install.
3. Selanjutnya adalah Proses Penginstalan. Tunggulah beberapa menit sampai proses ini selesai.
4. Tahap selanjutnya installer akan menanyakan kepada Anda, kemana saja file WinRAR ini berhubungan, Pada tahap ini pilih Select All dan kemudian klik OK.
5. Proses Instalasi pun selesai. Klik Done untuk menyelesaikan Proses Instalasi.
B. Menggunakan Aplikasi WinRAR
B.1 Archive File atau Folder
1. Pililah beberapa file/folder yang ingin diarsipkan menjadi satu.
2. Kemudian klik kanan file/folder tersebut dan pilih Add to Archive.
3. Klik OK untuk menyelesaikan proses archive ini.
4. Jika berhasil tampilan file/folder akan berubah seperti dibawah ini :
B.2 Compress File atau Folder
Cara untuk Compress sama halnya seperti mengarchivekan file atau folder bedanya nanti kita akan mengatur seberapa Compress File atau Folder yang diinginkan. Pada ilustrasi ini Penulis akan memakai Folder yang ukurannya 1,20 GB. Berikut adalah langkah-langkah compress file atau folder tersebut :
1. Pililah folder atau file yang ingin di compress, pada ilustrasi ini penulis memakai folder yang berukuran 1,20 GB.
2. Kemudian klik kanan folder tersebut, pilih add archive.
3. Setelah itu Anda akan dihadapkan pada pemilihan kualitas compress, pada tahap ini pilih option Best. Klik Ok untuk mengcompress file atau folder tersebut.
4. Selanjutnya adalah proses compress. Tunggulah beberapa menit sampai proses ini selesai.
5. Setelah selesai folder atau file tersebut akan berubah menjadi file rar dan ukuran yang 1,2 GB tadi sudah berubah menjadi 840 MB.
Semoga informasi ini berguna bagi Anda.
Kamis, 30 Desember 2010
AVI (Audio Video Interleave) merupakan format berkas (file) video buatan Microsoft[2]. Format ini merupakan salah satu format video tertua yang diperkenalkan Microsoft sejak dirilisnya Windows 3.1[2]. Sebagian besar camcorder (baik itu analog maupun digital) menjadikan format ini sebagai format baku saat capture video[2]. Dengan ukurannya yang sangat besar, berkas ini sering dikatakan sebagai format video yang belum terkompresi (padahal AVI merupakan salah satu jenis kompresi video juga).[2] Masih terkait dengan format digital, jangan menjadi bingung jika dihadapkan dengan AVI[3]. Format yang satu ini sering membuat bingung. Tidak seperti format lainnya, misalnya MPEG atau MOV yang memiliki satu metode kompresi, format AVI memiliki berbagai pilihan metode kompresi-dekompresi (codec), antara lain: Cinepak, Indeo, Microsoft Video 1, Clear Video (IVI), dan lainnya.[3] Setiap berkas AVI dapat menggunakan codec yang berbeda-beda. Akibatnya, jika pengguna ingin menjalankan suatu berkas AVI pada komputer sementara codec yang digunakan file AVI itu belum terinstal pada komputer, maka berkas tersebut tidak akan dapat dijalankan.[3]AVI (Audio Video Interleave) merupakan format berkas (file) video buatan Microsoft[2]. Format ini merupakan salah satu format video tertua yang diperkenalkan Microsoft sejak dirilisnya Windows 3.1[2]. Sebagian besar camcorder (baik itu analog maupun digital) menjadikan format ini sebagai format baku saat capture video[2]. Dengan ukurannya yang sangat besar, berkas ini sering dikatakan sebagai format video yang belum terkompresi (padahal AVI merupakan salah satu jenis kompresi video juga).[2] Masih terkait dengan format digital, jangan menjadi bingung jika dihadapkan dengan AVI[3]. Format yang satu ini sering membuat bingung. Tidak seperti format lainnya, misalnya MPEG atau MOV yang memiliki satu metode kompresi, format AVI memiliki berbagai pilihan metode kompresi-dekompresi (codec), antara lain: Cinepak, Indeo, Microsoft Video 1, Clear Video (IVI), dan lainnya.[3] Setiap berkas AVI dapat menggunakan codec yang berbeda-beda. Akibatnya, jika pengguna ingin menjalankan suatu berkas AVI pada komputer sementara codec yang digunakan file AVI itu belum terinstal pada komputer, maka berkas tersebut tidak akan dapat dijalankan.[3]
sahal fans arsenal fc
Langganan:
Postingan (Atom)